Image-1548137562

foto by Pinterest

 

Chinatown atau pecinan di berbagai belahan dunia selalu menarik untuk dikunjungi apalagi kalau Omiyagoes ingin berburu kuliner khas chinese food. Tidak terkecuali daerah pecinan terkenal yang ada di Jakarta yaitu kawasan Glodok. Di sini berbagai jajanan dan kudapan enak siap memanjakan lidah Omiyagoes. 

Kawasan Glodok sejak zaman Hindia Belanda sudah menjadi tempat bermukim warga Tionghoa di Jakarta. Tak hanya menjadi pusat perdagangan, di sini juga terkenal sebagai destinasi kuliner. Maka tidak salah kalau Omiyagoes datang ke sini apalagi menjelang Imlek untuk bisa menemukan berbagai menu legendaris yang dijual oleh warga keturunan.

Mendatangi kawasan ini untuk merasakan beberapa kuliner legendaris terkenal, agaknya memang perlu berjalan dulu memasuki gang kecil bernama Gang Kalimati dan Gang Gloria, tak jauh dari Pasar Petak Sembilan yang hampir selalu ramai orang bila memang berniat datang untuk kulineran.

1. Cempedak Goreng

Foto dok. Instagram @Cik_Lina_Cempedak


Ada beberapa rekomendasi camilan pembuka sebelum sampai pada menu utama. Pertama ada Cempedak Goreng Ngo Hiang seharga Rp 5.000 yang masih panas karena baru saja ditiriskan dari penggorengan. Harum dan rasa khas buah cempedak yang digoreng tentu tidak setiap hari bisa dinikmati, jadi selagi lewat Gang Kalimati Omiyagoes harus coba nih.

2. Pia Beijing


Foto dok. Pinterest

Kalau tak ingin makan gorengan, ada camilan Pia Beijing yang diolah dengan cara dipanggang. Rasanya bisa dibilang beda dari pia lainnya, dengan harga Rp 5.000 saja Omiyagoes sudah bisa merasakan tekstur kulit pia yang terasa renyah dan semakin enak dinikmati karena benar-benar hangat baru diangkat dari panggangan. Isian Pia Beijing juga beragam lho, ada kacang hijau, cokelat, maupun keju. Menurut penjualnya, Pia Beijing ini baru 7 tahun ada di kawasan Glodok tapi sudah cukup terkenal. Dinamakan Pia Beijing karena memang pemiliknya asli dari Beijing.

3.  Choipan 

Foto dok. Omiyago


Masih dengan camilan, untuk Omiyagoes yang kangen dengan rasa choipan, kue dari tepung beras yang berisi bengkuang, talas, kucai maupun daging ini akan dapat ditemukan di deretan penjual yang menjajakan kue tradisional. Aroma bawang putihnya yang kuat serta sambal cair pedas membuat choipan ini tidak bisa dilupakan. Belum lagi khas tekstur kulitnya yang terasa lembut di mulut. Untuk menikmatinya, choipan biasa dijual per bungkus seharga Rp 15.000 yang berisi 5 choipan lengkap beserta sambalnya.

4. Menu Vegetarian, Bakmi, Hingga Kari 

Foto dok. Omiyago

Nah setelah tadi mencicipi beberapa camilan, masih di Gang Kalimati ini Omiyagoes juga bisa menemukan warung yang menjual menu vegetarian. Ada banyak juga pilihan warung bakmi, namun kebanyakan non halal. Jika mencari menu makanan “berat” yang halal, Omiyagoes harus berjalan hingga ujung gang sampai menemukan gang baru yang dinamakan Gang Gloria. Di sini ada Kari Lam yang terkenal dari Medan menjadi satu kuliner yang patut dicoba. Bisa dibilang Kari Lam atau sering disebut Kari Medan ini legendaris lho Omiyagoes, karena sudah dijual sejak tahun 1973 di kawasan Glodok. Akiong, sang penerus sudah tiga dekade lebih menjual Kari Lam. Di sini ada menu kari ayam dan kari sapi dengan pilihan yang bisa dinikmati dengan bihun atau nasi.

Kelihatannya biasa saja ketika hidangan ini disajikan di atas meja, namun dari segi rasa sangat spesial terutama karena menggunakan ayam kampung untuk menu kari ayam dan daging sapi empuk untuk menu kari sapi. Rasanya hampir mirip seperti gulai namun lebih terasa kuah kaldunya. Rasa karinya juga tidak terlalu kuat, justru terasa seimbang penggunaan santan maupun bumbu rempahnya. Omiyagoes perlu merogoh kocek Rp 40.000 untuk satu porsi kari ayam atau kari sapi. Untuk merasakan Kari Medan ini sebaiknya datang sebelum jam 1 siang karena walaupun berjualan sejak jam 9 pagi hingga pukul 3 sore, biasanya kedua menu ini sudah habis terjual pada saat makan siang.

5. Es Kopi dan Es Potong

Foto dok. Pinterest

Setelah merasakan lezatnya Kari Medan, untuk menutup makan siang sisakan perut Omiyagoes untuk sesuatu yang manis. Misalnya menutup buruan kuliner dengan es kopi susu dari Kedai Kopi Takie yang sudah eksis sejak dulu. Jika sudah kehabisan es kopi susu, Omiyagoes juga bisa menemukan es potong yang bisa didapat hanya Rp 5.000 saja di sekitar Gang Kalimati maupun Gang Gloria di kawasan China Town ini. Rasanya seperti kembali ke masa kanak-kanak bisa makan es potong lagi, karena es potong saat ini sudah jarang bisa ditemui.

Share this Post: