Image-1534146762

Indonesia kaya berbagai macam rempah yang punya khasiat dan bisa sebagai obat maupun minuman kesehatan. Omiyagoes pasti setuju kalau rempah-rempah herbal yang jadi minuman tradisional warisan nenek moyang hingga kini masih jadi minuman kesukaan di keseharian. Bahkan pada saat tubuh terasa kurang fit, pertama kali yang terpikirkan pastinya memilih untuk mengkonsumsi minuman herbal tradisional.

Apalagi kalau latar belakang keluarga Omiyagoes berasal dari kota-kota yang ada di Pulau Jawa yang lekat dengan tradisi mengkonsumsi jenis minuman herbal ini di lingkungan keluarganya. Walaupun zaman sudah modern, minuman ini masih difavoritkan banyak orang. Apalagi sekarang minuman tradisional ini sudah lebih mudah dikonsumsi dan praktis untuk disajikan.

Menyukai minuman tradisional, sama seperti mencintai kearifan lokal Negeri sendiri ya kan Omiyagoes? Tentunya ini menjadi warisan nenek moyang yang harus terus dirawat dan dilestarikan. Tidak ingin warisan ini hilang begitu saja, yuk simak beberapa minuman tradisional yang tak lekang waktu dan punya khasiat baik untuk kesehatan berikut…

(1)   Beras Kencur

Sebagai minuman penyegar khas dari Indonesia, Beras Kencur juga digolongkan sebagai jamu karena memiliki banyak khasiat dan bagus diminum saat tidak enak badan. Beras kencur sangat populer karena memiliki rasa yang manis dan segar. Bahan utama beras kencur, tentu saja adalah beras yang dihaluskan dan rempah kencur. Kombinasi beras dan kencur banyak mengandung vitamin B yang jika diminum secara rutin setiap hari bisa membantu menebalkan dinding perut untuk menyembuhkan penyakit maag.

 

 

(2)   Kunyit Asem

Ramuan tradisional yang terbuat dari rempah-rempah yang berasal dari Asia Tenggara ini, bermanfaat untuk membersihkan darah. Apalagi untuk Omiyagoes yang mendambakan kulit yang bersih bercahaya dan kondisi tubuh yang tetap sehat. Kunyit yang dibuat menjadi jamu mengandung senyawa kimia aktif yang bersifat anti radang, anti bakteri anti inflamasi yang kuat dan penyembuh beberapa penyakit (kurkuminoid). Namun frekuensi meminum kunyit asem ini perhatikan juga ya Omiyagoes. Karena jika berlebihan akan menyebabkan masalah di pencernaan.

 


(3)   Bandrek 

Bandrek dikenal sebagai minuman tradisional orang Sunda, khas Jawa Barat yang dikonsumsi untuk meningkatkan kehangatan tubuh karena itu Bandrek biasanya dihidangkan pada cuaca dingin. Khususnya untuk Omiyagoes yang tidak tahan suhu dingin bisa membantu untuk menghangatkan dan tetap aktif menjalankan rutinitas. Bahan dasar bandrek yang paling utama adalah jahe dan gula merah, namun di beberapa daerah biasanya penyajiannya ditambahkan rempah-rempah lainnya untuk memperkuat efek hangat yang diberikan seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung dan bahan lainnya.

 

 

(4)   Bajigur 

Bajigur merupakan salah satu minuman tradisional khas masyarakat Sunda, Jawa Barat. Bahan utama dari Bajigur adalah gula aren dan santan namun untuk menambah kenikmatan dapat dicampurkan dengan sedikit jahe, garam dan bubuk vanili. Dalam penyajiannya, Bajigur kadang ditambah dengan sedikit kolang kaling yang diiris tipis. Seiring dengan perkembangan jaman, Bajigur dibuat dalam bentuk instan berupa bubuk yang tinggal diseduh dengan air panas. Tujuannya agar dapat dinikmati secara praktis kapanpun, dimanapun dan dapat dibeli untuk dijadikan oleh-oleh.

 

 

 

(5)   Sakoteng 

Minuman tradisional ini biasa dihidangkan secara panas dan memiliki rasa jahe yang cukup kuat. Biasanya sekoteng dijual pada malam hari secara keliling dengan menggunakan gerobak pikul. Sekoteng biasanya dicampur dengan bahan lain seperti kacang hijau, kacang tanah, sekoteng dan potongan roti. Seiring dengan perkembangan jaman, Sekoteng sekarang bisa didapat dalam bentuk instan berupa bubuk yang tinggal diseduh dengan air panas. Tujuannya agar dapat dinikmati secara praktis kapanpun, dimanapun dan dapat dibeli untuk dijadikan oleh-oleh. Nah di omiyago.com sekoteng ini dijual lengkap dengan kacang tanah dan potongan sekoteng.

 


(6)   Wedang Uwuh 

Khas dari Yogyakarta, Wedang Uwuh merupakan minuman tradisional yang terbuat dari bahan-bahan berupa dedaunan mirip sampah dengan aroma menyegarkan serta cita rasa rempah herbal yang unik. Dalam Bahasa Jawa, wedang berarti minuman, sedangkan uwuh berarti sampah. Wedang Uwuh yang disajikan panas atau hangat memiliki rasa manis pedas dengan warna merah cerah. Rasa pedas berasal dari bahan jahe sedangkan warna merah berasal dari kayu secang.

 

 

(7)   Bir Pletok

Bir Pletok merupakan minuman penyegar yang dibuat dari campuran beberapa rempah, seperti jahe, daun pandan wangi, dan serai. Minuman tradisional ini sangat terkenal di kalangan etnis Betawi. Dalam proses pembuatannya masyarakat Betawi biasanya menggunakan tambahan kayu secang, yang akan memberikan warna merah bila diseduh dengan air panas. Meskipun namanya mengandung kata bir, Bir Pletok tidak mengandung alkohol. Namun, ini merupakan minuman berkhasiat untuk memperlancar peredaran darah. Sedangkan kata pletok sendiri berasal dari bir pletok yang dicampur dengan es batu dimasukan kedalam bambu kemudian di kocok sehingga berbunyi “pletok-pletok”. Sekarang Bir Pletok disajikan dalam kemasan botol, 

 

 

 

Jadi apa nih minuman tradisional kesukaan Omiyagoes? Yuk langsung mention minuman kesukaan Omiyagoes dengan mengikuti kampanye OMIYAGO yang mengangkat tema “Omiyago untuk Indonesia” di Instagram. Ceritakan, apa yang membuat minuman tradisional ini menjadi kesukaanmu dan jangan lupa upload foto terbaik Omiyagoes. Hadiahnya menarik lho, postingan paling menarik dilihat dari segi foto dan cerita untuk 1 pemenang akan mendapatkan hadiah 1 paket produk Omiyago dan voucher Rp 100.000. Sementara 4 pemenang lainnya akan mendapatkan masing-masing voucher sebesar Rp 100.000. Kampanye ini akan berlangsung hingga 19 Agustus 2018 dan pemenang akan diumumkan pada 21 Agustus 2018 mendatang.

Share this Post: