Image-1578038693

Pic by : Honolulu Magazine

Dominasi ornamen bernuansa merah dan lampion yang tergantung mulai menghiasi jalanan ibu kota, khususnya di kawasan Chinatown. Perayaan Tahun Baru Cina atau yang dikenal juga sebagai Imlek semakin dekat. Sebagai etnis yang paling banyak di dunia, tradisi dari masyarakat Tiongkok ini akhirnya juga menyebar ke banyak penjuru. Makanya nggak heran kalau Imlek juga turut dirayakan di beberapa negara Asia selain Cina, Amerika, Inggris, bahkan Australia namun dengan tradisi yang agak berbeda. Omiyagoes pasti penasaran kan ingin tahu gimana tradisi Imlek yang terjadi di berbagai belahan dunia ini? Yuk simak sembilan tradisi perayaan Imlek berikut!

1. Hong Kong dan Macau

Foto dok : Apa Kabar Online

Tradisi utama yang dilakukan saat Imlek biasanya adalah makan bersama. Nah, kalau di Hong Kong masyarakat setempat akan mengunjungi pasar bunga untuk membeli bunga persik dan bunga dafodil yang melambangkan awal baru, serta jeruk kumquat sebagai salah satu buah khas Imlek. Seperti halnya tahun baru, sehari setelah Imlek warga setempat dan turis akan memenuhi Victoria Harbour untuk menyaksikan pertunjukan kembang api spektakuler. Sementara di Macau, wilayah pesisir Selatan Cina, kesibukan mempersiapkan Imlek bisa ditemukan saat mengunjungi Flower Market di Tap Seac Square. Di tempat ini terlihat kesibukan warga Macau saat membeli hiasan bunga ataupun memberikan bunga sebagai hadiah. 

2. Taiwan

Foto dok : Travel Taipei 

Taiwan masih menjadi bagian yang dekat dengan Tiongkok nih Omiyagoes! Namun, tradisi Imlek di Taiwan lebih dekat dengan tradisi yang ada di Provinsi Fujian di Cina. Selain semua ornament merah khas Imlek akan dipasang di rumah, hal unik dari tradisi Imlek di Taiwan adalah di hari tersebut warga juga memuja Dewa Bumi. Sebagian besar perusahaan atau toko akan memberikan bingkisan untuk para karyawan sebagai tanda terima kasih. Taiwan juga mengadakan acara pelepasan lampion, masyarakat setempat akan menuliskan permohonan mereka di lampion dan melepaskannya ke langit.

3. Indonesia

Foto dok : Tribun Pontianak

Indonesia yang multikultural juga mengadaptasi berbagai tradisi untuk merayakan Tahun Baru Cina. Di beberapa kota perayaannya pun berbeda-beda, ada festival perang air di Riau hingga perayaan Cap Go Meh yang dilakukan warga di Singkawang saat hari ke-15 pada bulan pertama Imlek. Di Singkawang ini ada tradisi unik dengan mengadakan atraksi tatung. Warga etnis Tionghoa di Singkawang, meyakini tatung sebagai tokoh yang menjadi medium arwah para ksatria Negeri Tiongkok. Tak kalah serunya, di Jakarta yaitu kawasan Pecinaan Glodok akan ramai dengan warga keturunan yang bersembahyang dan mendoakan leluhur dengan mengunjungi Wihara Dharma Bhakti di dekat jalan Petak Sembilan. Berbagai makanan khas terhidang untuk makan besar bersama keluarga, salah satunya yang khas dan selalu ada adalah kue keranjang atau yang di Tiongkok dikenal sebagai nian gao.

4. Singapura

Foto dok : Sassy Mama 

Ke negeri tetangga, tradisi khas Imlek di Singapura adalah Yu Sheng yang juga dibawa ke Indonesia. Yu Sheng merupakan sejenis salad dari sayur dan sashimi yang melambangkan banyak hal untuk membawa kebaikan sebagai cara menyambut Tahun Baru. Keluarga atau teman akan mengelilingi meja bundar dan menjepit hidangan tersebut dengan sumpit sambil mengucapkan harapan. Siapa yang bisa menjepit paling tinggi dipercaya akan mendapatkan paling banyak keberuntungan. Seperti halnya Lebaran maupun Natal lho Omiyagoes! Saat Imlek orang-orang akan memakai baju dan topi baru, mereka bahkan memasang seprei dan selimut baru. Di Singapura, biasanya para tetangga akan saling memberikan nanas, bukan jeruk. Karena nanas dipercaya sebagai simbol keberuntungan dan pertanda baik untuk kebahagiaan.

5. Malaysia

Foto dok : theculturetrip.com

Suasana terlihat begitu meriah dengan hiasan lentera merah di jalan raya terutama di Kuala Lumpur (KL) menjelang Imlek tiba. Thean Hou Temple sebagai kuil terbesar di KL yang memiliki enam tingkat akan sangat ramai dikunjungi. Kawasan Pecinaan di Petaling Street juga akan ramai dengan atraksi barongsai, yang pada saat Imlek bisa menjadi hiburan bagi para turis maupun warga lokal. Nah, kalau Omiyagoes ke wilayah Malaysia di Penang, perayaan Imlek akan ramai di Kuil Kuan Yin atau yang biasa disebut Kong Hock Keong di Jalan Lebuh Chulia. Kuil yang dibangun pada abad ke-18 ini terbilang punya sejarah yang kuat, karena didirikan oleh para pemukim Cina awal dari Kanton.  

6. Australia

Foto dok : Travel Notes

Seperti halnya di belahan dunia lain, Australia juga punya kawasan pecinaan yang dihuni oleh warga keturunan. Nah, Chinatown di Australia salah satunya ada di kota Sydney yang pada saat Imlek akan diramaikan oleh lebih dari 600 ribu orang. Jalanan akan dipenuhi dengan pondok makanan, parade kostum, pertunjukan opera tradisional, atraksi barongsai dan naga. Lentera dan pertunjukan kembang api juga turut memeriahkan suasana. Kebiasaan membeli baju, membagikan angpau, dan mengunjungi kerabat masih menjadi tradisi yang dilakukan, namun memang di Australia hari Imlek belum menjadi hari libur nasional.

7. Amerika

Foto dok : Robert Harding

Ada sekitar 3 juta orang Chinese yang tinggal di berbagai kota di America, tersebar dari California, San Francisco, New York, Los Angeles, Seattle hingga Washington DC. Festival Imlek dirayakan di pusat komunitas Chinese seperti Chinatown. Bukan hanya orang Chinese, orang-orang barat juga ikut menyaksikan festival bunga dan lentera yang dimeriahkan oleh barongsai dan naga. Misalnya di kawasan Pecinaan Los Angeles, orang-orang biasanya akan memadati Parade Tahunan untuk menyaksikan tarian singa dan naga. Tradisi melihat pertunjukan ini sudah berlangsung sejak 1980, namun seperti di Australia hari Imlek belum menjadi libur nasional negara ini.

8. Kanada

Foto dok : Vancouver Courier

Masih di bagian benua Amerika, kalau di Kanada Imlek akan terasa meriah di bagian kota Vancouver dan Toronto yang banyak dihuni oleh orang Chinese. Biasanya festival pada saat Imlek diisi dengan arak-arakan di jalan, ada juga konser musik tradisional, tarian, pertunjukan kostum tradisional, pesta kembang api meriah di malam hari, bazaar makanan dan pameran seni. Untuk berbagai acara ini jalan-jalan tertentu biasanya akan ditutup. Jika kebetulan Omiyagoes mengunjungi Montreal saat Imlek, jangan lupa mampir di pameran lampion yang spektakuler. Kanada memang termasuk negara maju yang multikultural, sehingga selain perayaan Natal untuk umat Kristiani berlangsung meriah setiap tahunnya Imlek pun dianggap sebagai sebuah tradisi yang diterima dengan baik.

9. Inggris

Foto dok : Nusatrip

Perayaan Imlek terbesar di luar Asia salah satunya bisa Omiyagoes ditemui di London, yang juga banyak memiliki populasi Chinese. Imlek di London dilaksanakan beberapa hari sebelum tahun baru, acara-acara besar diadakan di Chinatown, Leicester dan Trafalgar Square. Komunitas-komunitas Chinese biasanya menerima sponsor untuk mengadakan acara dan parade. Acara tersebut bukan hanya diisi oleh orang Chinese, tetapi juga warga London lainnya. Pawai tarian naga dan singa akan dimulai dari Charing Cross Road menuju Chinatown. Ada juga pertunjukan seni bela diri dan budaya khas Tiongkok seperti pertunjukan kaligrafi, musik dan mencoba baju tradisional Tiongkok. Tak boleh ketinggalan, Omiyagoes sambangi juga Festival kuliner makanan khas Tiongkok yang ada di Trafalgar Square bila sedang ada di London saat perayaan Imlek.

Tradisi Imlek di seluruh dunia ternyata hampir mirip dan unik-unik ya Omiyagooes! Kalau Omiyagoes yang warga keturunan, pernah merasakan tradisi Imlek di negara mana? Oh ya sudah sampai mana persiapan Imlek Omiyagoes tahun ini? Jangan lupa untuk mengirimkan bingkisan Imlek kepada kerabat maupun kolega. Omiyagoes bisa menemukan beberapa paket Imlek dalam bentuk hampers menarik dari OMIYAGO juga lho. Yuk langsung di cek di website!

Share this Post: