Image-1513650293

Natal dan tahun baru kali ini ada rencana pulang kampung ke Tarutung, Tapanuli Utara? Atau hendak berlibur Panjang disana? Jika iya, jangan sampai melewatkan oleh-oleh khas dari daerah ini ya.

Daerah yang terkenal dengan Wisata Salib Kasih ini memiliki makana khas yang wajib kamu coba dan bawa pulang sebagai oleh-oleh. Yups, Kacang Sihobuk. Kok kacang ya? Apa bedanya dengan kacang dari daerah Indonesia lainnya? Dan bagaimana sejarah tentang Kacang Sihobuk? Berikut ini sekilas penjelasannya.

Nama Sihobuk diambil dari salah satu nama desa yang ada di Tarutung. Pada tahun 1982, pernah terjadi bencana alam tanah longsor di desa Sihobuk yang mengakibatkan porak-poranda. Sebanyak 12 orang korban jiwa ditemukan tertimbun longsoran tanah. Setelah kejadian itu penduduk pun dipindahkan ke Perumnas Baringin Silangkitang Kecamatan Sipoholon. Dan untuk mengenang kejadian tersebut, masyarakat kemudian memasak kacang yang kacang tersebut dinamai Kacang Sihobuk, dan kini namanya telah terkenal kemana-mana.

Penduduk masyarakat di desa Sihobuk memang mayoritas petani, jika dahulu Kacang Sihobuk hanyalah untuk dimakan saja, namun seiring berjalannya waktu para masyarakat di desa Sihobuk mulai memikirkan untuk mengengolanya dengan lebih serius. Hal ini dapat kita lihat dari begitu banyaknya sekarang para penjual Kacang Sihobuk di tepi-tepi jalan sekitar daerah Silangkitang dan juga di daerah Lapo Gambiri dan tentunya tidak ketinggalan juga di daerah pusat kota Tarutung dan Terminal Madya Tarutung.

Dalam proses pembuatan Kacang Sihobuk dapat dikatakan cukup unik walaupun memakan waktu yang cukup lama. Yaitu dengan cara kacang yang telah dipilih yang paling baik kualitasnya, kemudian di rendam beberapa hari, biasanya direndam selama 2 hari. Setelah itu dilakukan penjemuran, kemudian barulah kacang di gongseng dengan pasir di dalam sebuah wadah yang memakan waktu sekitar 1-1,5 jam. Wadah yang biasa di gunakan yaitu drum yang terbuat dari besi, diletakkan diatas api yang bersumber dari kayu bakar. Dari proses pembuatan inilah yang menjadikan Kacang Sihobuk memiliki tingkat ke-garingan dan cita rasa yang kuat sehingga Kacang Sihobuk berbeda dari kacang-kacang lainnya.

Gimana? Penasaran dengan rasanya seperti apa? Kamu juga bisa menemukannya di Omiyago!

 

Sumber: bataknesia.id & bobo.grid.id

 

Share this Post: