Image-1516615823

Selain dikenal dengan wisata alam yang mempesona, Indonesia juga memiliki beragam kuliner khas yang wajib dicicipi. Disetiap daerah pasti memiliki makanan tradisional yang mengandung nilai-nilai sejarah tersendiri. Namun karena perkembangan yang ada, makanan tradisional kini mulai tergerus oleh zaman. Makin jarangnya pengarajin makanan tradisional membuat kita susah untuk bisa menikmatinya lagi.

Jangan khawatir karena ada Omiyago! Di Omiyago kamu bisa temukan beragam makanan dan minuman tradisonal dari berbagai daerah di Indonesia.

1.     Tiwul

 

Makanan pengganti nasi pada masa penjajahan yang terbuat dari singkong yang sudah kering atau masyarakat Jawa biasa menyebutnya dengan gaplek. Gaplek ini kemudian ditumbuk hingga halus dan menjadi seperti tepung. Lalu tepung tersebut di kukus hingga matang dan menjadi Tiwul. Selain sebagai makanan pokok pada zaman penjajahan, Tiwul juga menjadi hidangan utama saat masa panen belum tiba namun stok beras sudah habis.

Jika Getuk hanya dimakan dengan kelapa parut, lain halnya dengan Tiwul. Karena Tiwul bisa kamu makan dengan parutan kepala atau bisa juga kamu makan bersamaan dengan lauk pauk dan sayuran.

2.   Nasi Jagung

 

Tau nggak si Nasi Jagung itu apa? Bukan nasi dicampur dengan jagung ya~ Jadi sesuai dengan namanya, nasi ini terbuat dari bahan dasar jagung tua yang sudah dijemur kering kemudian direndam air semalaman, kemudian dihaluskan menjadi tepung jagung. Setelah itu baru dimasak hingga matang.

Nasi Jagung ini cocok banget dihidangkan dengan sayur lompong (pohon talas), bothok yuyu (kepiting kecil), peyek udang. Dan perlu kamu ketahui bahwa nasi jagung itu memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan nasi dari beras lho!

Buat kamu yang penasaran dengan Nasi Jagung seperti apa, kamu bisa temukan disini.

3.   Gatot

 

Merupakan makanan tradisional asli gunung kidul yang rasanya manis, lezat, dan gurih. Cara membuatnya hampir sama dengan membuat Tiwul, hanya saja singkong tidak dihaluskan. Namun singkong yang sudah dikeringkan kemudian direndam semalaman kemudian dipotong-potong dan dikukus.

Cara menghidangkannya pun cukup sederhana yaitu dengan cara ditambahkan gula merah, garam, dan kelapa agar membuat makanannya terasa manis dan gurih.

Sudah pernah coba belum kamu? Kamu bisa menemukannya di Omiyago.

4.   Wedang Uwuh

 

Wedang Uwuh merupakan minuman tradisional yang berasal dari Yogyakarta. Minuman ini menyimpan beragam cerita. Mulai dari kata Uwuh sendiri yang dalam Bahasa Jawa berarti sampah. Namun bukan berarti ini terbuat dari sampah ya~ Tapi justru terbuat dari dedanuan yang banyak manfaat bagi kesehatan seperti rimpang jahe, serutan Wit kayu secang, serutan kayu manis, cengkih, daun pala, terkadang ditambahkan pula batang sereh atau daun jeruk.

5.   Bandrek

 

Bandrek” salah satu minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat yang biasanya dikonsumsi untuk meningkatkan suhu tubuh menjadi hangat, sehingga cocok dikonsumsi pada saat cuaca dingin seperti cuaca sekarang-sekarang ini yang sering hujan.

Terbuat dari jahe dan gula merah, namun tak jarang juga yang mencampurnya dengan rempah-rempah seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya.

6.   Bir Pletok

 

Setelah dari daerah kini kita beralih ke kota. Sering dengar minuman Bir Pletok kan? Meskipun mengandung kata “Bir” bukan berarti minuman ini mengandul alkohol ya. Justru ini merupakan minuman penyegar yang dibuat dari campuran beberapa rempah, seperti jahe, daun pandan wangi, dan serai. Minuman tradisional ini sangat terkenal di kalangan etnis Betawi.

Sejarah adanya Bir Pletok berawal pada zaman penjajahan Belanda, para kolonial Belanda sering mengadakan pesta dan selalu menyajikan minuman beralkohol. Hal ini membuat masyarakat kita ingin mencicipinya, namun menyadari bahwa hal ini tidak diperbolehkan karena dilarang agama. Akhirnya masyarakat Betawi membuat minuman sewarna bir, merah kecokelatan. Tapi tidak ada kandungan alcohol yang disebut dengan “Bir Pletok”.

Penasaran pengen mencicipi Bir Pletok seperti gimana? Atau kamu sudah pernah coba?

Dari beragam kulineran tradisional diatas, mana saja yang sudah pernah kamu coba? Atau kamu belum pernah sama sekali mencobanya? Meskipun sulit untuk mendapatkannya, kini kamu bisa temukan di Omiyago untuk menghilangkan rasa penasaranmu.

Share this Post: