Image-

Bagi kalian pecinta kopi, tentunya sudah paham bahwa ada banyak pilihan cara menyeduh kopi untuk mendapati segelas kenikmatannya. Dan setiap cara itu, mewakili pengalaman berbeda, namun tidak untuk mereka yang awam.

Bahasan khusus dua cara menyeduh kopi berikut ini bisa jadi ide Anda yang pemula atau baru di dunia kopi. Perbandingan kedua metode yang punya teknik seduh berbeda ini akan membawa sisi menarik lain kopi.

Pertama, yang termasuk kategori sederhana untuk dicoba pemula adalah menggunakan French Press. Caranya dengan menyeduh kopi dengan menempatkan kopi yang telah digiling kasar dalam alat seduh bernama French Press.

French press ini berbentuk gelas kaca seperti teko dengan alat press di dalamnya. Metode untuk menyeduhnya adalah setelah menempatkan biji kopi yang telah digiling kasar, tambahkan air bersuhu sekitar 92 derajat celcius. Aduk, lalu tunggu seduhan kopi tadi selama 4 menit, kemudian press dan tuang langsung semuanya ke dalam gelas untuk dinikmati.

“Metode sederhana dengan alat French Press ini cara menyeduhnya langsung harus dituang semua, jangan disisahkan karena akan beda bitter-nya,” ungkap Tuti Mochtar, Coffee Expert.

Selain French Press yang terbilang sederhana, ada metode lain yaitu pour over yang sedikit lebih membutuhkan ketelitian. Secara teknik penyeduhan kopi pour over yaitu dengan mengalirkan air ke dalam bubuk kopi untuk selanjutnya turun ke dalam pot saji dengan tujuan mengeluarkan kualitas rasa yang lebih jernih dari secangkir kopi.  

Cara pour over ini bisa menggunakan beberapa alat seperti Kalita Wave, Chemex, atau V60. Dari beberapa alat untuk pour over ini kami mengangkat satu alat dengan menggunakan V60. Secara sekilas bentuk dari alat kopi V60 ini menyerupai cangkir. Cangkir ini bisa terbuat dari bahan keramik, stainless stell maupun plastik.

Metode pour over yang menggunakan V60 juga memakai paper filter yang sebelumnya dibilas dahulu dengan air panas. Sebelum diseduh, kopi cukup digiling kasar agar manisnya keluar. Gunakan air mendidih dengan suhu 92 derajat celcius agar aman tingkat keasamannya. Secara perlahan tuang air panas tadi dalam metode 4 kali tuang, secara bertahap.

“Disini, karakter kopi diharapkan keluar melalui metode 4 kali tuang dan sweet-nya pun keluar,” tukas Tuti lagi.

Disamping dua pengalaman berbeda saat menyeduh kopi tadi, pemilihan jenis kopi juga akan memengaruhi sensasinya. Di Omiyago, “Buah Tangan On the Go”, ada 4 origin kopi yang juga bisa menjadi buah tangan atau oleh-oleh khas Nusantara.

Pertama ada kopi dari Jawa Barat yaitu Java Preanger yang memiliki tingkat kekentalan medium (medium body), keasaman sedang, memiliki aroma buah, dan ada fruity aroma ketika diseduh. Selanjutnya yang juga menarik untuk dicoba dan cocok untuk belanja oleh-oleh, ada kopi Toraja Marinding yang punya kekentalan medium (medium body), tingkat keasaman tinggi, wangi kopi setelah diseduh memiliki earthy aroma, serta after taste sweet caramel.  

Ketiga, dengan karakter kopi uniknya dan bisa menjadi ide oleh-oleh on the go, ada kopi Papua Baliem yang memiliki tingkat kekentalan low body, keasaman rendah, chocolaty atau ada sedikit rasa dark chocolate dan after taste terdapat rasa manis yang didapat setelah menikmati jenis kopi ini. Terakhir kopi Mandheling yang memiliki kekentalan kopi tinggi (high body), tingkat keasaman rendah, selain ada sedikit aroma spicy untuk after taste-nya, kopi ini juga bisa sebagai buah tangan. 

Untuk Anda yang pemula, jenis kopi apa yang akan cocok? Sekali lagi ini akan tergantung pada pilihan arabika atau robusta. Kopi jenis arabika lebih asam dibandingkan kopi jenis robusta, namun jangan lupa tingkat kafein kopi robusta ternyata lebih tinggi. Bagi Anda yang memiliki riwayat sakit maag, sebelum meminum kopi ada baiknya makan berat terlebih dahulu.

Dengan penjelasan kedua cara menyeduh kopi ini, diharapkan kalian yang sedang tertarik dengan seluk beluk kopi bisa memiliki pamahaman yang berbeda sehingga sah-sah saja jika akan lebih suka yang mana. Asalkan telah mengikuti teknik dan tahapan yang benar, hasil kopi yang didapat akan sesuai ekspektasi.

Share this Post: