Image-1494382840

Tak hanya terkenal dengan nama kota khatulistiwa, Pontianak juga dikenal memiliki berbagai tempat wisata lain yang wajib dikunjungi. Simak yuk ulasan tempat wisata di Pontianak versi Omiyago!

Pontianak memang terkenal dengan garis khatulistiwanya. Kota ini memang menjadi salah satu wilayah di dunia yang dilalui oleh garis khatulistiwa yang membagi bumi menjadi dua bagian, utara dan selatan. Untuk menguatkan predikatnya sebagai Kota Khatulistiwa, di Pontianak didirikan sebuah tugu tepat di lokasi yang diduga sebagai garis tengah bumi tersebut. Tidak hanya itu, Pontianak juga dilalui oleh 2 sungai besar yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Landak. 

1.      Pantai Pasir Panjang

 

trevelsia.com

Pantai Pasir Panjang berada di Kecamatan Tujuhbelas atau sekitar 17 km dari kota Singkawang. Pantai ini memiliki pasir berwarna putih dan air yang begitu jernih kebiruan dengan deretan pohon yang berjejer rapi. Fasilitas di tempat wisata ini tergolong lengkap, mulai dari hotel, cottage, restoran, toko suvenir hingga diskotek. Kita juga dapat menikmati berbagai kegiatan seperti berenang, berselancar, memancing hingga bermain voli ditepi pantai.

 

2.      Taman Alun-Alun Kapuas

 

wisatapontianak.com

Keberadaan Sungai Kapuas tak bisa dipisahkan dari kehidupan warga Pontianak. Selain memiliki fungsi sebagai jalur transportasi air, tepian dari Sungai Kapuas juga difungsikan sebagai taman rekreasi keluarga. Tempat wisata yang banyak dikunjungi pada sore dan malam hari ini terletak di depan kantor walikota Pontianak. Terdapat replika Tugu Khatulistiwa disetiap sudut taman seluas 3 hektar ini serta bangku-bangku yang bisa digunakan untuk santai sore sambil menikmati kuliner disekitar lokasi.

 

3.      Rumah Betang Radakng

 

Indonesia-Tourism.com

Rumah Betang Radakng merupakan replika rumah adat suku Dayak di Kalimantan Barat. Tempat wisata andalan Pemerintah Kota ini tercatat pernah meraih rekor muri sebagai rumah adat terpanjang di Indonesia. Panjang Rumah Betang Radakng ini mencapai 138 meter dengan lebar 5 meter serta ketinggian sekitar 7 meter. Rumah ini memiliki ciri berbentuk rumah panggung panjang dan dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu teras depan, ruang selasar untuk berkumpul keluarga serta ruangan tidur untuk kepentingan pribadi setiap anggota keluarga. Semakin banyak anggota keluarga maka semakin panjang rumah betang karena suku Dayak memilih hidup bersama semua anggota keluarganya di satu rumah.

 

4.      Tugu Khatulistiwa

 

getborneo.com

Tugu Khatulistiwa merupakan tugu yang menjadi kebanggan warga Pontianak. Terletak sekitar 3km dari pusat pemerintahan Kota Pontianak, Tugu Khatulistiwa ini terdiri dari 4 pilar kayu berlian dan 2 pilar belakang yang lebih tinggi dari bagian depan serta terdapat tulisan EVENER pada bagian belakang. Saat terbaik untuk mengunjungi Tugu Khatulistiwa ini adalah pada tanggal 21-23 Maret serta 21-23 September karena saat ini akan terjadi fenomena alam dimana matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa sehingga semua benda yang berada di atas garis ini tidak akan memiliki bayangan.

 

 5.      Aloe Vera Centre

 

biosains.mipa.uns.ac.id

Aloe Vera Center merupakan tempat wisata di Pontianak yang digunakan sebagai tempat untuk budidaya lidah buaya. Terletak di Jalan Budi Utomo, Siantan Hulu, Pontianak Utara, Aloe Vera Centre ini menjadi tempat untuk melakukan proses pengolahan aloe vera menjadi aneka makanan seperti dodol, permen dan tepung. Selain digunakan untuk sumber makanan, tanaman ini bisa digunakan untuk krim pada kulit dan rambut. Untuk menuju kesana, kita harus berangkat dari terminal Kapuas menggunakan angkot Siantan Hilir.


6.      Sinka Island Park

 

panduanwisata.id

Sinka Island Park adalah taman rekreasi terpadu yang berada di Teluk Ma’jantuh, Singkawang. Di tempat wisata ini kita dapat mengunjungi kebun binatang mini (Sinka Zoo) yang di dalamnya terdapat sekitar 200 ekor binatang dari 62 spesies yang ada. Selain itu, kita dapat menikmari Pantai Banjau yang masih berada dalam area Sinka Island Park ini. Tidak hanya itu, jika ingin berenang, kamu bisa berenang di kolam renang yang telah disediakan, karena Pantai Banjau yang berbatu tidak cocok untuk berenang.


7.      Museum Kalimantan Barat

 

id.wikipedia.org

Museum ini disebut juga sebagai Museum Negeri Pontianak. Tempat wisata bersejarah ini berada di Jalan Jendral Ahmad Yani, Pontianak. Museum ini memiliki 3 zona dengan koleksi yang berbeda, seperti artefak temuan di Kalimantan Barat, koleksi kerajaan, kerajinan seni dan budaya suku Dayak sampai koleksi keramik dari China. Di luar bangunan museum terdapat sebuah taman kecil dengan jembatan kayu yang sering dijadikan lokasi foto oleh pengunjung. Museum Kalimantan Barat ini buka setiap hari Selasa sampai Kamis, jam 08:00 – 16:00 dan Jumat sampai Minggu, jam 08:00 – 15:00. Setiap hari Senin, tepat wisata ini tutup.


Share this Post: