Image-1591335132

10 Kerupuk Khas Indonesia yang Jadi Favorit dari Berbagai Daerah

Pic by : Omiyago

Ada satu makanan pelengkap yang menambah nikmat saat makan nasi goreng, mi ayam maupun gado-gado. Ya! Itulah kerupuk, makanan dengan tekstur yang memberi sensasi crunchy saat menikmatinya. Kerupuk juga merupakan makanan tradisional yang sejak dulu sudah jadi teman makan sehari-hari. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, jenis kerupuk tertentu jadi menu wajib pelengkap hidangan khas. Omiyagoes pasti juga punya jenis kerupuk favorit dong? Barangkali ada jenis kerupuk khas asli Indonesia yang belum Omiyagoes tahu, padahal sudah sering jadi pelengkap makan menu dari daerah tertentu. Karena itu simak yuk rangkuman kerupuk khas Indonesia dari berbagai daerah berikut!

1. Kerupuk Rambak

Jenis kerupuk yang satu ini pastinya sudah tidak asing lagi bagi Omiyagoes. Yup! Kerupuk Rambak atau yang dikenal juga sebagai Kerupuk Kulit seringkali dijadikan bahan lauk tambahan dalam berbagai makanan khas asli Indonesia seperti untuk membuat masakan krecek yang melengkapi menu khas Gudeg yang khas dari Yogyakarta. Kalau Omiyagoes ke Rumah Makan Padang, Kerupuk Kulit ini jadi teman makan untuk menu Sate Padang yang kuahnya kental dan dituang di atas sate yang terbuat dari daging lidah sapi. Kerupuk Rambak sendiri memang unik Omiyagoes, terbuat dari kulit sapi atau kerbau. Teksturnya yang mengembang dan garing ini membuatnya menjadi kesukaan banyak orang. Apalagi kalau jadi bahan tambahan untuk dibuat Krecek, tekstur Kerupuk Rambak menjadi kenyal dan terasa enak sekaligus gurih walaupun tanpa tambahan bumbu. Tekstur Kerupuk Rambak atau Kerupuk Kulit yang kenyal ini didapat dari proses perebusan dan pengeringan di atas terik matahari sekitar 2-3 hari sebelum akhirnya digoreng. Wah! Pantes aja ya, teksturnya jadi garing dan gurih.

2. Kerupuk Seblak

Jajanan khas Sunda yang sempat naik daun ini sebenarnya sudah terkenal sejak dulu. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa seblak berasal dari daerah Sumpiuh Jawa Tengah karena seblak sangat mirip dengan makanan rakyat kecil dari Sumpiuh yakni kerupuk godog yang sudah populer sejak tahun 1940-an, sementara seblak yang kita kenal sekarang baru terkenal sekitar tahun 2000-an. Seblak juga sudah ada di daerah Cianjur, Jawa Barat sejak zaman sebelum era kemerdekaan. Dulunya makanan ini merupakan makanan alternatif pengganti jajanan. Sekarang Seblak begitu mudah Omiyagoes temukan dijual dipinggir jalan dekat keramaian umum seperti stasiun. Bahkan ada Seblak yang bisa Omiyagoes buat sendiri di rumah dengan kemasannya yang praktis dan siap dimasak seperti Kerupuk Seblak Boboko yang merupakan produk dari Cimahi. Langsung cek aja yuk di website OMIYAGO.

3. Kerupuk Pangsit

Belum lengkap rasanya kalau makan mi ayam tanpa Kerupuk Pangsit. Garing renyah dan terasa aroma daun bawang yang istimewa membuat Keripik Pangsit jadi salah satu kerupuk favoritnya orang-orang. Tekstur garing dan rasa gurihnya ini didapat dari perpaduan adonan tepung, telur, dan potongan daun bawang. Selain biasanya dijadikan teman makan mi ayam, Kerupuk Pangsit sebetulnya enak juga lho untuk jadi camilan sehari-hari. Omiyagoes bisa makan Kerupuk Pangsit dengan cocolan saus atau bisa dimakan begitu aja sudah enak karena perpaduan bumbu yang ada di Kerupuk Pangsit sudah pas banget rasanya.

4. Kerupuk Slondok

Namanya terdengar asing dan bikin penasaran ya Omiyagoes? Meski begitu mungkin aja selama ini kita pernah makan kerupuk jenis ini tapi memang enggak tahu namanya. Kerupuk Slondok yang banyak ditemukan di pulau Jawa ini merupakan kerupuk yang terbuat dari bahan dasar singkong yang diolah lagi dengan tambahan bumbu halus berpadu rempah seperti bawang putih, ketumbar, kemiri, dan garam sehingga rasanya pun menjadi khas dan terasa unik. Proses membuat Kerupuk Slondok pun terbilang panjang, singkong dikukus terlebih dahulu sebelum akhirnya ditumbuk, digiling, dan diberi bumbu lalu dibentuk memanjang hingga digoreng. Perpaduan rasa manis asli dari umbi singkong dan gurih yang berasal dari bumbunya membuat Kerupuk Slondok enak dijadikan camilan. Kalau masih penasaran dengan Kerupuk Slondok Omiyagoes bisa lho mencoba Kerupuk Slondok Omiyago yang bisa dibeli langsung di website OMIYAGO atau berbagai marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. 

5. Kerupuk Nasi

Selama ini orang menyebut Kerupuk Nasi sebagai Rengginang. Disebut Kerupuk Nasi karena memang terbuat dari kerak nasi sisa yang menempel pada dandang, alat masak nasi sebelum adanya rice cooker. Kerak nasi ini di jemur di bawah sinar matahari hingga kering dan menjadi renyah saat digoreng. Di daerah lain di Indonesia seperti Jawa Tengah, Rengginang ini disebut juga sebagai Intip Goreng yang berarti kerak nasi. Namun Rengginang ada pula yang terbuat dari beras ketan sehingga rasanya pun lebih gurih. Meskipun Rengginang asal mulanya berbentuk bundar selebar dandang nasi, namun saat ini sudah dibuat menjadi jenis kerupuk camilan yang bentuknya lebih mudah untuk dinikmati. Seperti Rengginang Omiyago yang bentuknya berupa bulatan kecil dan ada beberapa variasi rasanya lho Omiyagoes. Makanya langsung aja cek di website OMIYAGO.

6. Kerupuk Beras

Kalau sebelumnya ada Kerupuk Nasi atau Rengginang, jenis kerupuk yang satu ini juga berbahan sama namun dibuat menggunakan beras dalam bentuk tepung. Kerupuk Beras memang jarang bisa Omiyagoes temui, namun beras sebagai salah satu makanan pokok yang hampir selalu ada setiap hari ini menarik juga lho karena ada juga yang membuatnya dari bahan organik. Seperti Kerupuk Beras Omiyago yang berbeda dari Kerupuk Beras yang biasanya teksturnya sedikit keras. Kerupuk Beras Omiyago dibuat spesial dari perpaduan beras merah dan putih organik serta minyak biji bunga matahari. Selain itu Kerupuk Beras Organik Omiyago diolah menggunakan vacuum frying, makanya dijamin nutrisinya pun terjaga dan tetap tinggi akan kandungan serat. Wah, bisa jadi camilan sehat dong ya Kerupuk Beras Organik Omiyago.

7. Kerupuk Ikan

Indonesia yang merupakan negara maritim dan dikelilingi dengan lautan luas memiliki hasil laut berupa ikan yang melimpah ruah. Berbagai jenis ikan akhirnya dibuat menjadi kerupuk agar lebih awet dan bisa dikonsumsi kapan saja. Palembang menjadi daerah yang terkenal dengan kerupuk ikannya yaitu Kerupuk Palembang yang terbuat dari ikan tenggiri maupun ikan belida. Nah, ada juga nih Kerupuk Ikan Tengkek yang khas kalau Omiyagoes penasaran dan belum coba langsung aja meluncur ke web OMIYAGO, lalu temukan dan beli Kerupuk Ikan Tengkek untuk dijadikan lauk dan teman makan. Rasanya tentu saja gurih dan khas yang didapat dari ikan tengkek. Soal nutrisi jangan ditanya lagi Omiyagoes, ikan tengkek sangat kaya akan kandungan protein, zat besi, vitamin A dan D.

8. Kerupuk Mawar

Selama ini Omiyagoes sering makan kerupuk putih yang ada di kaleng besar dan dijual di warung kelontong maupun warteg alias warung tegal, namun sebagian besar dari kita pasti enggak tahu pasti nama kerupuknya apa. Ya! Itulah Kerupuk Mawar yang merupakan jenis kerupuk bawang yang berwarna putih atau merah dengan bentuk seperti bunga mawar yang mekar. Rasa khasnya gurih dan terasa beraroma bawang. Kerupuk Mawar ini memang biasanya bisa langsung Omiyagoes konsumsi, namun ada juga nih Kerupuk Mawar dari Krupuk Bocah Tua yang bisa disimpan lama dan baru Omiyagoes goreng saat akan dikonsumsi. Pastinya Omiyagoes akan mendapatkan kerupuk yang lebih renyah dan terasa baru saat ingin menikmatinya.

9. Kerupuk Emping

Kalau lagi makan Soto Betawi Kerupuk Emping atau biasa disebut Emping saja ini pasti enggak boleh ketinggalan. Terbuat dari biji melinjo yang dipipihkan, emping ini termasuk jenis kerupuk yang tebal dan padat. Rasa Kerupuk Emping juga gurih dan ada perpaduan rasa manis serta pahit yang unik, karena ada aroma khas seperti aroma kacang almond. Emping biasanya dijual dalam bentuk mentah dan sebelum digoreng sebaiknya dijemur diterik matahari agar terasa garing dan renyah. Tapi Omiyagoes perlu ingat juga untuk secukupnya saja saat mengkonsumsi Kerupuk Emping, karena terbuat dari biji melinjo kadar kolesterol Emping terbilang cukup tinggi. Oh ya, Omiyagoes yang bingung saat kehabisan stok Emping di rumah, bisa lho mendapatkannya Emping lewat website OMIYAGO.

10. Kerupuk Amplang

Amplang adalah salah satu jenis kerupuk tradisional yang juga merupakan oleh-oleh khas dari daerah Balikpapan. Beberapa jenis amplang terkenal di banyak daerah di Indonesia khususnya di wilayah pesisir yang dibuat dari adona ikan tenggiri, tepung kanji dan racikan bumbu rempah. Jenis ikan yang biasa digunakan untuk membuat Kerupuk Amplang adalah ikan tenggiri, ikan gabus atau ikan belida. Selain dibuat dengan bahan dasar ikan, saat ini amplang juga memakai bahan dasar dari hasil laut lainnya seperti kepiting. Omiyagoes ingin rasa Kerupuk Amplang yang asli oleh-oleh dari Balikpapan? Cek aja Amplang Kepiting atau Amplang Tenggiri dari Kampoeng Timoer yang ada di website OMIYAGO.

Betapa kayanya kuliner Indonesia bahkan untuk jenis kerupuk saja banyak ragamnya ya Omiyagoes. Nah, dari sekian banyak jenis kerupuk khas asli Nusantara tadi mana nih yang paling jadi favorit? Atau mungkin dari daftar tadi ada kerupuk yang belum pernah Omiyagoes coba. Apapun itu pastinya membuat Omiyagoes makin mencintai kekayaan kuliner dari negeri sendiri kan?

Share this Post: